ADVERTISER

Ternyata di Bundaran HI Ada Simbol Organisasi Yahudi Internasional..Ini Fotonya gan

Diposting oleh Susan Merah

Share on :


Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason 

Membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling populer adalah, bahwa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsha.


Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masehi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestina. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babilonia menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babilonia. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.

Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Romawi menaklukkan Palestina dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerusakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu pula saat kekuasaan Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsha pada abad ke-7.

Nah seperti yang diterangkan diatas begitulah garis besar tentang arti Freemasonry atau bahasa Indonesianya organisasi Yahudi Internasional Buat yang ga tahu,,ok kita lanjutkan artikelnya lagi apa hubungannya dengan Bundaran HI dengan Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional ?Seperti yang dilansirkan dalam situsnya METROTVNEWS Ternyata Bundaran Hotel Indonesia (HI) menjadi salah satu lokasi favorit buat sejumlah masyarakat. Tak hanya sekadar bermain di pinggiran kolam, masyarakat kerap menjadikan Bundaran HI sebagai tempat untuk berdemonstrasi.


Bundaran yang dibangun pada 1962 itu disebut-sebut punya pesan terselubung dari kelompok persaudaraan internasional, Freemason. Freemason merupakan kelompok persaudaraan tertutup yang sudah tak boleh berdiri di Indonesia sejakl 1961.

Kelompok ini mengambil pengetahuan banyak kebudayaan dan terkenal dengan kemampuan mereka menyimpan pesan lewat simbol.Pesan yang diduga disisipkan lewat simbol dalam arsitektur Bundaran HI yang menyerupai mata horus (salah satu dewa dalam mitologi Mesir kuno yang juga mengilhami Freemason). Horus merupakan anak Osiris dan Isis. Keduanya merupakan dewa yang dihormati dalam tradisi Mesir. Mata Horus disebut dalam mitologi Mesir sebagai wahana untuk membangkitkan kembali Osiris yang dibunuh Seth.


Simbol Mata Horus nampak jelas saat lokasi Bundaran HI diambil gambar dari atas. Lingkaran air mancur di tengah bundaran nampak seperti cornea mata. Sementara jalur jalan yang mengelingi bundaran tersebut menunjukan alis  dan bagian bawah mata.Simbol mata satu juga dipercayai kelompok Freemason sebagai The All Seeing Eye atau mata yang melihat segalanya. Mata satu ini dianggap sebagai pencerminan dari kekuasaan yang mampu memberikan semangat, kebaikan, kebangkitan, dan kesejahteraan.

Lantas, benarkah lambang itu sengaja disisipkan sebagai pesan? RIB Satrio Utomo, anggota Freemason yang tercatat di dua loji di Singapura, membenarkan soal pesan tersebut.

"Ada kesengajaan di sana. Kelompok Freemason menganut beberapa simbol, dan ketika mendesain apapun, kelompok Freemason akan masukan simbol itu," kata RIB Satrio Utomo saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Kamis (21/5/2015).

Satrio Utomo menerangkan, Bundaran HI dibangun pada 1962. Saat itu, Indonesia akan menggelar perayaan Asian Games yang berselang satu tahun setelah Soekarno membubarkan kelompok Freemason yang berafiliasi secara internasional di Indonesia. Arsitek bangunan tersebut adalah Henk Ngantung yang merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta.



Menurut Satrio, dugaan simbol itu sengaja disisipkan lantaran satu tahun paskapembubaran, masih banyak anggota Freemason yang tercatat sebagai pejabat di Indonesia. Anggota Freemason, kata dia, masih banyak yang ingin memberi kontribusi kepada Indonesia.

"Zaman itu banyak pejabat yang bergabung dan tidak menggangap Freemason sebagai hal yang negatif. Sebaliknya, Freemason dianggap sebagai kelompok yang mampu menghapus jurang pemisah antara kaum kolonial dan pribumi di awal-awal masa pergerakan," sebut dia.

Satrio tak heran jika kemudian Bundaran HI sering disebut banyak pihak yang tak mengerti Freemason sebagai mata satu dengan konotasi negatif. Sebab, simbol mata satu begitu jelas terlihat dari bangunan tersebut.

BACA JUGA NE GAN ARTIKEL DAHSYAT LAINNYA DIBAWAH INI,, CEKIDOT
  1. Hantu ini Muncul di Lukisan gan, Ini Fotonya SEREEM
  2. Ihh,,serem,,Berikut Cerita Hantu Hotel Niagara di Malang,Lengkap Sama Fotonya Gan
  3. Ini dia 5 aliran paling sesat paling mengerikan di dunia
  4. Inilah Hewan Paling Beracun dan berbahaya di Dunia
  5. Inilah Hewan yang digunakan perantara guna-guna atau santet


susan merah -
SERIAWAN Updated at : 07.04.00

{ 0 komentar... or add one}


Posting Komentar