ADVERTISER

MIRISS!! INILAH PERBEDAAN OSPEK DI INDONESIA DAN DI LUAR NEGERI (FOTO)

Diposting oleh Restu dewi

Share on :

Seriawan:Pasti kalian semua pernah dong yaa ngerasain masa-masa orientasi pas awal masuk sekolah ataupun kuliah, dimana kalian sibuk wara wiri kesana kemari nyiapin bahan buat ngejalanin orientasi. Masa orientasi siswa (MOS) adalah kegiatan tahunan untuk mengenalkan lingkungan sekolah pada peserta didik baru. Gak hanya di Indonesia, di luar negeri juga ada yang namanya MOS untuk para peserta didik baru. Tapi MOS di Indonesia sama luar negeri udah pasti beda laah, secara di Indonesia MOS buat ajang unjuk gigi senior sama junior doang kaann. Nih ane kasi tau gaan apa yang bikin MOS di Indonesia gak banget deh kalo dibandingin sama MOS di luar negeri sono...

MOS DI INDONESIA
  • SENIORITAS 

Pada saat MOS biasanya para senior terkesan galak dan keras. Jika ada junior yang membuat kesalahan, para senior ini mulai bertindak. Dalam beberapa kasus tindakan senior ini terkesan keterlaluan sampai berujung kekerasan.

  •  MEMBAWA AKSESORIS 
Aksesoris saat MOS menjadi hal wajib. Setiap tahun, aksesoris atau peralatan persyaratan mengikuti MOS memang selalu berubah-ubah dan semakin unik. Mulai dari atribut dari ujung kepala sampai kaki, alat tulis, bekal makanan sampai identitas diri. Hal ini bukan hanya merepotkan siswa, tapi juga orang tua siswa.
  •  PEMBAGIAN KELOMPOK 
Pembagian kelompok ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dan sarana untuk saling mengenal antar peserta didik. Bukan hanya pembagian kelompok, tapi nama dari masing-masing kelompok ini pun bisa dibilang aneh atau unik
MOS DI LUAR NEGERI
  • TUR DAN PERKENALAN DUNIA SEKOLAH

Tur sekolah dilakukan untuk mengenalkan setiap sudut sekolah pada siswa. Siswa baru akan dibina oleh senior untuk mengelilingi lingkungan sekolah. Sedangkan perkenalan dunia sekolah bertujuan untuk mengenalkan dunia pendidikan baru yang akan mereka tempuh. Biasanya semua siswa baru dikumpulkan di satu tempat dan mendengarkan penyuluhan.
   
  • KEGIATAN SOSIAL


Tradisi yang satu ini sepertinya patut dicontoh oleh sekolah-sekolah dalam negri. Para siswa baru diminta untuk bekerja sosial membersihkan tempat-tempat umum seperti stasiun, halte atau toilet umum. Salah satu hal menarik dari tradisi ini adalah siswa diminta untuk tetap tersenyum, melakukan hi-five dan memberi semangat pada setiap orang yang mereka temui.

  •   KERJA KELOMPOK


Sama dengan tradisi MOS di Indonesia, pembagian dan kerja kelompok menjadi agenda wajib saat MOS. Biasanya para siswa diminta untuk mengerjakan teka-teki seputar sekolah, bermain game atau menampilkan pentas seni.

Gimana nih gan??
Udah tau dong yaa apa bedanya...
Selamat berospek ria ya  ^,^

Sumber : Merdeka.com




    susan merah -
    SERIAWAN Updated at : 11.27.00

    { 0 komentar... or add one}


    Posting Komentar