Advertisement

GEGER, OTAK bayi ini Hilang gan,, gara-gara di gendong..Ini Fotonya

Diposting oleh Susan Merah

Share on :


Lo kok bisa ya,,kejadian ini seharusnya jadi sebagai pelajaran,,buat ibu-ibu untuk anaknya,, terutama masih bayi,,bagaimana tidak otak bayi ini bisa hilang setengah,,gara-gara hal sepele,,yaitu menggendong dan mengoyang-goyang dipangkuan ibu,,kasihan sekali bayi ini,,seperti yang dilansirkan dalam blognya SEBARKANLAH Memiliki bayi adalah kebahagiaan bagi pasangan menikah. Bayi bisa membuat suasana rumah menjadi hidup dan ceria. Walaupun dibutuhkan waktu yang cukup ekstra, untuk merawatnya.Terkadang kegembiraan ini, membuat pasangan yang baru menjadi orangtua kewalahan, bahkan terlalu berlebihan dalam memperlakukan bayinya, terutama bayi yang masih di bawah satu tahun.

Nah, ada juga beberapa pelajaran yang harus Anda perhatikan ketika baru menjadi orangtua. Salah satunya adalah jangan mengoyang-goyangkan bayi saat digendong, jika Anda tidak ingin bayi Anda kehilangan setengah isi otaknya.Kejadian ini dialami seorang bayi, di mana setengah otaknya terpaksa diangkat setelah diguncang-guncangkan saat ia berumur delapan bulan.

Cheyenne Rae yang berasal dari Spartanburg County, South Carolina, mengalami kerusakan otak setelah ayahnya James Davis Jr, mengguncang bayi ketika dia tidak berhenti menangis pada tahun 2012 lalu.Ayah bayi ini berpisah dengan istrinya kemudian merawat gadis kecilnya. Namun akibat kejadian tersebut, ia kemudian dihukum 10 tahun penjara setelah mengaku bersalah.



Cheyenne sendiri mengalami keretakan pada tengkoraknya dan menderita pendarahan pada otak, namun ajaibnya ia berhasil melewati masa krisis. Dan kini sang bayi sudah tumbuh dan saat ini berumur 4 tahun.Meskipun demikian, perawatan medis terus dilakukan dan ia kini menjalani terapi bicara, karena ia sangat lambat untuk melakukannya akibat banyak sekali sel-sel syaraf di otaknya yang hilang.

Ini adalah pelajaran bagi kita semua sebagai orangtua, untuk tidak mengguncangkan atau menggoyang-goyangkan bayi dengan keras. Apalagi kita tahu, jika tulang-tulang mereka masih sangat rawan.

Baca juga ne gan artikel dibawah ini :


susan merah -
SERIAWAN Updated at : 00.04.00

{ 0 komentar... or add one}


Posting Komentar